Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Generasi Papua Bukan Kondektur | Mereka Itu Sopir Yang Handal

 




"GENERASI PAPUA BUKAN KONDEKTUR, MEREKA ITU SOPIR YANG HANDAL."


Catatan

Budayakan membaca sebelum menarik kesimpulan untuk memberikan masukan, "Postingan ini tidak menggurui teman-teman, atau siapapun kita. Postingan ini di buat untuk kita sama-sama belajar, saling suport, saling mengingatkan, saling mendoakan dan perlahan sama-sama menarik kesimpulan untuk perbaikan hal kecil menjadi sebuah perubahan besar.


Keindahan Teknologi



Teknologi punya keunikan tersendiri untuk kita mencari dan menemukan ilmu.
Tiktok dan kawan-kawannya punya ketertarikan tersendiri untuk membunuh racun budaya anak papua. 

Mereka yang dulu hidup menurut budaya nenek moyang mereka, perlahan keluar melewati zona itu dan menjadi akrab dgn teknologi. Sementara teknologi punya banyak manfaat yang bisa di gunakan untuk pengembangan diri, beberapa dari kita menggunakannya untuk menunjukkan diri. hmm, (agak kasar.")

Menjadi pribadi yang baik itu tidak gampang, agak sulit memang, untuk menjadi pribadi yang hidup takut akan Tuhan dan punya kepribadian yang sedikit lain dari yang lain.  Ada ungkapan yang tidak asing di telinga kita yaitu, "Benahi dirimu sebelum menggurusi kehidupan si dia dan mereka. kalau sadar diri lebih baik, brarti Penulis adalah orang paling berdosa di bumi ini. Memang benar, sebagai makluk sosial yang di ciptakan Tuhan yang Maha Kuasa, semua kami tak ada yang sempurna, tapi lewat ketidaksempurnaan itu kami sama-sama bisa belajar untuk sebuah perubahan baik. 


Manfaat Baik Teknologi



Lewat teknologi kita bisa membaca tanpa harus pergi ke sebuah gramedia. Lewat teknologi kita bisa menonton channel motivasi untuk pengembangan diri.
Lewat teknologi kita bisa saling mengenal, di mana keluarga dekat kita dan di mana mereka tinggal.
Lewat teknologi kita bisa membagikan budaya kita dan hal-hal positif lain yang bisa di lihat dunia, dan masih banyak lagi. 

"Manfaatkan teknologi untuk menggali ilmu, bukan sensasi."


Irama Hati



Cukup sudah!, punya tanah dan kekayaan melimpah ruah, tapi bertahan hidup dengan jualan pinang.
Cukup sudah!, punya tempat wisata yang di kenal luas oleh dunia, tapi beberapa di kelola orang luar.
Cukup sudah!, punya tambang emas terbesar, tapi orang tua bekerja sebagai buruh untuk menikmati hasil.

Sandiwara politik kian memanas, lalu redah dan hilang di tipu uang.
Banyak wajah tak berdosa di buat bodoh oleh para elpol dan pemangku jabatan melalui sehelai daun merah, lalu perlahan di tinggal pergi dengan dalil tertentu.

Banyak orang sadar akan suatu masalah, tapi tak bisa berbuat banyak.
Kita!, generasi papua, kita punya tujuan untuk masa depan, tapi tujuan papua ke depan ada di pengetahuan kita.

Akan lebih baik, ketika kita manfaatkan ruang teknologi untuk berikan sedikit ilmu, ketimbang ciptakan ilmu baru lewat goyangan mulus di wajah tiktok. Manfaatkan fasilitas teknologi, kurangi ucapan sebentar lagi. Berbaur, Bersosialisasi, pake 5W 1H, menyelam ke dalam lautan kehidupan dan pelajari setiap hal yang berhubungan dengan jurusan & minat masing-masing. 

Sayangi kerja keras orang tua, manfaatkan jeripaya mereka untuk masa depan yang lebih baik. Jangan seperti kaka kita, nasihat orang tua menjadi cair karena kepala batu, menyesal kemudian, tapi su trada waktu.

Kita Itu Diri Kita Sendiri Untuk Papua



Kita itu masa depan papua, kita yang kendalikan papua nanti.
Kita Itu Sopir!
Kita bukan kondektur.
Kita pu tanah, kita yang olah nanti.
Sampai kapan kita percayakan orang lain yang terbaik dalam mengola tanah papua, sedang kita di cap trabaik, hanya karena satu dan lain hal.

Pesan & solusi:





Mari, kita itu kita yang terbaik di bidang kita sendiri, yang harus kita lakukan: "Usir pergi sifat gengsi dari diri kita, kita bisa kurangi goyangan mulus di wajah tiktok, Itu tak ada manfaatnya. Kita itu kita yang bisa ciptakan goyangkan baru di dalam diri kita. Goyangan yang membawa inspirasi dan berkat untuk keluarga kita, teman-teman sekitar dan untuk orang banyak. Sekian!


"Berikan saja KO pu ide terbaik,
salah dan kurang KITONG belajar dan benahi bersama.



#Godbless U all.



Posting Komentar untuk "Generasi Papua Bukan Kondektur | Mereka Itu Sopir Yang Handal"