Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pasangan Hidup Bukan Benda Mati

 



"Shalom! Salam Sejahtera Untuk Kita Semua."



Judul (Title) terinspirasi ketika mengingat kembali kenakalan remaja di "Masa lalu,
dan dengan sedikit bersosialisasi melalui lautan kehidupan yang panjang, hingga saat ini", Pujih Tuhan, pemahaman akan pasangan hidup terlihat bebedah jauh dengan apa yang dulu terpikirkan.


Sebelum masuk lebih jauh, saya ingin kita pahami sedikit, terkait apa itu pasangan hidup, dan apa itu benda mati.

Benda mati:

Menurut Wikipedia Kata 'benda' digunakan untuk menyatakan sesuatu yang nyata secara fisis, yang dapat dibedakan menjadi benda hidup dan benda mati. Benda mati dapat dibedakan dari wujudnya, yaitu padat, cair dan gas (dewasa ini mungkin dapat ditambahkan dengan plasma). Untuk benda mati, benda di sini dapat disetarakan dengan zat. Sedangkan benda hidup lebih dikenal sebagai makhluk hidup dengan ciri-ciri makhluk hidup.

Berbicara tentang pasangan hidup, berikut 3 pendapat atau gagasan dari beberapa situs:

1. Pasangan hidup merupakan sosok yang paling dekat dengan kita, yang mengerti dan bersama kita 24 jam sehari. -Pelatih indonesia.com

2. Bagiku pasangan hidup adalah rencana Tuhan yang sungguh luar biasa dan bisa membawa kita lebih lagi mengenal kasih kristus.
-pendapat seseorang melalui komentar di jodohkristen.com

3. Pasangan hidup adalah seseorang yang akan Anda temui ketika telah berdamai dengan diri sendiri dan siap menjalani hubungan seumur hidup dengan orang lain. -liputan6.com


Lanjud, ketika itu waktu smp, banyak hal konyol sudah saya lakukan. baik bersama teman-teman kelas saya. maupun teman bermain. Mulai dari nongkrong di kantin, tawuran, bermain bola pada saat jam pelajaran berlangsung, duduk dan cerita mop di kelas teman, berkumpul lalu bernyanyi di iringi ukulele, dan masih banyak lagi. Satu yang pasti, teman-teman juga pasti telah melewati masa-masa itu.

Singkat cerita, suatu ketika, tanpa sengaja saya melihat kaka kelas bernama "Nita, (samaran) sedang berdua dengan seorang pria bernama "Negro, (samaran).
di balik dinding berlapis itu, "Cinta" mereka seakan tak bisa di ganggu oleh siapapun. Mereka begitu menikmati suasana sekitar dengan saling berpelukan sembari bercumbu mesra.

Keesokan harinya, hal yang sama terlihat kembali namun wajah orang yang berbedah. Nita terlihat begitu mesra dengan seorang lelaki bernama "Erik" (samaran). Usut demi usut, ternyata Erik adalah selingkuhannya nita.

Seiring waktu berjalan hal yang sama kini terjadi pada saya. yah, biasa, kenakalan ramaja. selebihnya itu "saat di mana kita mencari jati diri kita sebagai anak mudah, benar apa betul?

..Kata orang sih benar begitu.."

Saat masuk sma, perna pacaran sama si A, duduk di kantin sama si B, berdua di kelas sama si C, pulang sekolahnya sama si D. Hmm, bisa jadi sa (saya) termasuk salah satu dari playboy sejati. wkwkkwk..(bercanda).

Semua orang pasti tahu, masa-masa indah itu ketika kita bisa menipu guru dengan alasan ke toilet, lalu perlahan nogkrong di kantin dengan sebatang rokok.

Begitulah setiap cerita pasti ada masanya, dan setiap masa pasti ada ceritanya.

Lewat pengalaman masa lalu, kita bisa mencurahkan ide atau masukan yang sedikit lebih baik untuk adik-adik kita saat ini.  Pesan saya "Pasangan hidup bukan benda mati, yang bisa kita ambil kapan saja dan di mana saja. kita boleh-boleh saja pacaran dll. Namun, jika kita ingin berdua untuk selamanya, maka jangan hadir untuk menikmati lalu perlahan pergi dan tinggalkan sakit hati. Setiap orang mempunyai hak untuk bahagia menurut keinginannya. Jangan ambil kebahagiaan orang lain lalu tukar dengan sakit hati. Sejatinya pasangan hidup itu jodoh dari Tuhan untuk setiap orang, juga kita.


Untuk teman-teman yang sedang pacaran saat ini, atau yang lagi pdkt dll, 

Semoga kalian itu jodoh yang dari Tuhan, bukan kemauan kalian untuk sekedar bersama sebentar, lalu berpisah untuk selamanya.

Kesimpulan: Setiap orang diciptakan Tuhan tidak untuk hidup sendiri. Seseorang membutuhkan keberadaan orang lain untuk menopang eksistensinya di dunia ini. Dengan berinteraksi dengan orang lain, kita bisa saling menolong, (take and give). Kebutuhan ini bukan hanya bersifat biologis belaka tetapi juga kebutuhan rohani (perhatian, kasih sayang, cinta dll).

Dengan kenyataan ini Tuhan menganugrahkan cinta kepada manusia untuk saling mencari dan menemukan pasangan hidupnya. Ditambah dengan akal dan pikiran menjadikan manusia lebih mudah untuk menemukan pasangan terbaik dalam hidupnya yakni pasangan yang bisa membantu, mendukung dan bekerjasama untuk meraih cita-cita bersama.

Jika teman-teman suka atau kurang setuju dengan postingan ini, bisa titip pesan atau saran di bawah.

Terimakasih! God bless kita, mereka dan semua orang yang sedang mencari pasangan hidup mereka.

@webyatimpiatu. malang, 03/18/2021

2 komentar untuk "Pasangan Hidup Bukan Benda Mati"

ꜱᴇᴘᴇʀᴛɪ ʏᴀɴɢ ᴀɴᴅᴀ ʟɪʜᴀᴛ, ꜱᴇᴛɪᴀᴘ ᴛᴜʟɪꜱᴀɴ ᴅɪ ᴡᴇʙʏᴀᴛɪᴍᴘɪᴀᴛᴜ.ᴄᴏᴍ ᴍᴀꜱɪʜ ᴊᴀᴜʜ ᴅᴀʀɪ ᴋᴇꜱᴇᴍᴘᴜʀɴᴀᴀɴ, ꜱᴇʜɪɴɢɢᴀ ᴍᴀꜱᴜᴋᴀɴ ᴀɴᴅᴀ ᴍᴇɴᴊᴀᴅɪ ᴘᴇɴᴛɪɴɢ ᴜɴᴛᴜᴋ ᴘᴇʀʙᴀɪᴋᴀɴ ᴋᴇ ᴅᴇᴘᴀɴ.